You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
wagub_ahok-dinas.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Basuki Geram Pemukiman Liar Kembali Marak

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku geram melihat pemukiman liar yang berdiri di Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara yang dihuni oleh para pemulung kembali marak. berdiri di kolong Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara. Basuki pun menyalahkan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tetap mengaliri listrik ke sejumlah bangunan liar tersebut.

Kita masih mau terus beresin sama walikota Jakarta Utara. Bongkar, pasang lagi. Itu karena tidak ada hukuman yang jelas untuk mereka

Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai, tidak ada hukuman atau sanksi yang jelas mengakibatkan para pemulung tidak kapok untuk kembali tinggal di bawah Jalan Tol Wiyoto Wiyono. Sebab, biaya sewa bangunan liar di bawah tol Wiyoto Wiyono lebih murah dibandingkan sewa kontrakan di Jakarta. 

Gubuk Liar di Kolong Tol Marak Lagi

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan terus menertibkan keberadaan bangunan liar yang marak di bawah jalan tol Wiyoto Wiyono. 

"Kita masih mau terus beresin sama walikota Jakarta Utara. Bongkar, pasang lagi. Itu karena tidak ada hukuman yang jelas untuk mereka. Kalau ada makanya beres," ujar Basuki di Balaikota, Selasa (22/4). 

Menurut Basuki, para pemulung tersebut juga membayar sewa kepada sejumlah preman. Anehnya lagi, puluhan bangunan liar tersebut juga dialiri listrik oleh PLN.

"Jadi bukan orang yang menduduki itu yang aneh. Tapi PLN yang aneh. Kenapa kasih listrik ke orang di situ? Kalau itu pencurian ya pidanakan dong. Makanya saya bilangkan lebih gampang ngurus kalau DKI jadi presiden," tuturnya. 

Sekadar diketahui, para pemulung kembali menghuni gubuk liar di sepanjang kolong Tol Wiyoto Wiyono hingga area Sungai Bambu, Warakas dan Papango, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Padahal, Pemprov DKI telah berulang kali menggelar penertiban di kawasan tersebut. 

Gubuk liar dibangun dari sejumlah barang bekas. Di dalam gubuk tersebut, penghuni melengkapi tempat tinggalnya dengan sejumlah barang elektronik, seperti televisi, radio, kipas angin, dispenser, hingga kompor gas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3238 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2074 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye764 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye756 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye706 personDessy Suciati